Jumat, 19 April 2013

(22A) As-Sayyid Ibrahim Zainuddin Al-Akbar As-Samarqandiy (Ibrahim Asmoro) bin Al-Imam Husain Jamaluddin Akbar Jumadil Kubro


Ibrahim Zainuddin Al-Akbar As-Samarqandi yang bergelar Ibrahim Asmoro adalah anak ke-1 dari Husain Jamaluddin Akbar Jumadil Kubra. 

NASAB LENGKAP

Nasab lengkapnya adalah Ibrahim Zainuddin Al-Akbar As-Samarqandi yang bergelar Ibrahim Asmoro bin Husain Jamaluddin Akbar Jumadil Kubra bin Ahmad Syah Jalaluddin bin Amir Abdullah  bin Abdul Malik Azmatkhan bin Alwi Ammul Faqih bin Muhammad Shohib Marbath bin Ali Khali' Qasam bin Alwi Shohib Bait Jubair bin Muhammad Maula Ash-Shouma'ah bin Alwi Al-Mubtakir bin Ubaidillah bin Ahmad Al-Muhajir bin Isa Ar-Rumi bin Muhammad An-Naqib bin Ali Al-Uraidhi bin Imam Ja'far Shodiq bin Imam Muhammad Al-Baqir bin Imam Ali Zainal Abidin bin Imam Al-Husain bin Ali bin Abi Thalib Wa Fathimah Az-Zahra binti Nabi Muhammad.  

JABATAN

Sayyid Ibrahim Zainuddin Al-Akbar As-Samarqandi  adalah Muballigh Nusantara, Desainer dan Pendiri Majelis Dakwah Walisongo.

NAMA GELAR IBRAHAIM ZAINUDDIN AL-AKBAR AS-SAMARQANDI
  1. Sayyid Ibrahim Asmoro
  2. Syaikh Ibrahim As-Samarqandi 
  3. Syaikh Zainal Akbar

NAMA ISTERI IBRAHIM ZAINUDDIN AL-AKBAR AS-SAMARQANDI
  1. Isteri Pertama: Wan Maimunah binti Syekh Yusuf As-Syandani Pattani Thailand, melahirkan 5 anak yaitu: Wan Husain, Wan Muhammad Yasin, Wan Yahya, Wan Jamilah, dan Wan Abdurahman; 
  2. Istri Kedua adalah Dewi Chondro Wulan binti Raja Champa Terakhir Dinasti Ming. Makam di Philipina. melahirkan 4 anak yaitu: Fadhal Ali Murtadha, Maulana Ishaq, Sunan Ampel, dan Thabirah.

                       NAMA ANAK IBRAHIM ZAINUDDIN AL-AKBAR AS-SAMARQANDI
Sayyid Ibrahim Zainuddin Al-Akbar As-Samarqandi Azmatkhan memiliki 15 anak, yaitu:
  1. Wan Husain, 
  2. Wan Muhammad Yasin, 
  3. Wan Yahya, 
  4. Wan Jamilah, 
  5. Wan Abdurahman,
  6. Fadhal Ali Murtadha, 
  7. Maulana Ishaq, 
  8. Zainab atau Thabirah
  9. Sunan Ampel, 

WAFAT

Sayyid Ibrahim Zainuddin Al-Akbar As-Samarqandi wafat dan dimakamkan di Gresik, Jawa Timur.


DAFTAR PUSTAKA:

As-Sayyid Shohibul Faroji Azmatkhan, Al-Mausuu'ah Li Ansaab Itrati Al-Imam Al-Husaini, Jakarta: Penerbit.Madawis, Cetakan 1, 2011

As-Sayyid Shohibul Faroji Azmatkhan, Biografi As-Sayyid Ibrahim Zainuddin Akbar As-Samarqandi, Jakarta: Penerbit.Madawis, Cetakan 1, 2011.

Jumat, 12 April 2013

(39) Syekh Shohibul Faroji Azmatkhan Al-Hafizh



Syekh Sayyid Hafiz Shohibul Faroji Azmatkhan Ba'alawi (bernama lengkap Shohibul Faroji Azmatkhan Ba'alawi Al-Husaini ibn Muhammad Mishbah ibn Bahruddin Azmatkhan; (bahasa Arab:الشيخ السيد صاحب الفرج عظمت خان باعلوي الحسيني)‎ ; lahir di Banyuwangi 25 Jumadil Akhir 1397 H/ 13 Juni 1977 M) adalah tokoh sufi dan alawiyyin yang berasal dari Indonesia.[1]

Nasab Syekh 

Syekh Shohibul Faroji Azmatkhan melalui ayahnya adalah keturunan Sayyid Ja'far Shadiq Sunan Kudus, dan melalui ibunya adalah keturunan Pangeran Diponegoro.

Gelar Azmatkhan diberikan karena ia keturunan dari Sayyid Abdul Malik Azmatkhan, yaitu seorang sayyid yang lahir di Tarim, Hadramaut, dan kemudian menjadi raja di India. Sayyid Abdul Malik Azmatkhan adalah leluhur Walisongo.
  1. Nabi Muhammad Rasulullah, Menikah dengan Khadijah binti Khuwailid, Wafat di Madinah  12 Rabiul Awwal 11 H, memiliki anak yaitu:
  2. Sayyidah Fathimah Az-Zahra, Menikah dengan Imam Ali bin Abi Thalib Karramallahu Wajhah, Wafat di Madinah 634 M, memiliki anak yaitu:
  3. Al-Imam As-Sayyid Al-Husain, Menikah dengan Syahrbanu, putri Yazdigird, kaisar terakhir Sasaniyah, Persia, Wafat di Karbala Iraq 64 H, memiliki anak yaitu:
  4. Al-Imam As-Sayyid Ali Zainal Abidin, Menikah dengan Fathimah binti Hasan bin Ali bin Abi Thalib, Wafat di Baqi Madinah 93 H, memiliki anak yaitu:
  5. Al-Imam As-Sayyid Muhammad Al-Baqir, Menikah dengan Ummu Farwah binti Qasim bin Muhammad bin Abu Bakar Ash-Shiddiq, Wafat di Baqi Madinah 114 H, memiliki anak yaitu:
  6. Al-Imam As-Sayyid Ja’far Shadiq, Menikah dengan Fathimah binti Husain bin Ali Zainal Abidin bin Husain bin Ali bin Abi Thalib, Wafat di Baqi Madinah 148 H, memiliki anak yaitu:
  7. Al-Imam As-Sayyid Ali Al-Uraidhi, Wafat di Al-'Uraidh Madinah 210 H, memiliki anak yaitu:
  8. Al-Imam As-Sayyid Muhammad An-Naqib, Wafat di Bashrah 243 H, memiliki anak yaitu:
  9. Al-Imam As-Sayyid Isa Ar-Rumi Al-Azraq, Wafat di Bashrah 298 H, memiliki anak yaitu:
  10. Al-Imam As-Sayyid Ahmad Al-Muhajir, Menikah dengan Zainab binti Abdullah bin Hasan bin Ali Al-Uraidhi, Wafat di Hasys Yaman 345 H, memiliki anak yaitu:
  11. Al-Imam As-Sayyid Ubaidillah Menikah dengan Ummul Banin binti Muhammad bin Isa bin Muhammad bin Ali Al-Uraidhi,Wafat di Sumal Yaman 383 H, memiliki anak yaitu:
  12. Al-Imam As-Sayyid Alwi, Wafat di Hadramaut Yaman 400 H, memiliki anak yaitu:
  13. Al-Imam As-Sayyid Muhammad, Wafat di Bayt Jubair Yaman 446 H, memiliki anak yaitu:
  14. Al-Imam As-Sayyid Alwi, Wafat di Bayt Jubair Yaman 512 H, memiliki anak yaitu:
  15. Al-Imam As-Sayyid Ali Khali’ Qasam, Wafat di Tarim Yaman 529 H, memiliki anak yaitu:
  16. Al-Imam As-Sayyid Muhammad Shahib Mirbath, Wafat di Marbath Oman 556 H, memiliki anak yaitu:
  17. Al-Imam As-Sayyid Alwi Ammil Faqih, Wafat di Yaman 613 H, memiliki anak yaitu:
  18. Al-Imam As-Sayyid Abdul Malik AzmatkhanMenikah dengan Ummu Abdillah binti Raja Nasarabad India Lama, Wafat di Nasarabad India 653 H, memiliki anak yaitu:
  19. As-Sayyid Abdillah Amir Khan, Wafat di Nasarabad India 696 H, memiliki anak yaitu:
  20. As-Sayyid Ahmad Jalaluddin, Wafat di Nasarabad India 711 H, memiliki anak yaitu:
  21. As-Sayyid Jamaluddin Al-HusainMenikah dengan Amira Fathimah binti Amir Husain bin Muhammad Taraghay (Pendiri Dinasti Timuriyyah, Raja Uzbekistan, Samarkand), Wafat di Wajo Sulawesi 760 H, memiliki anak yaitu:
  22. As-Sayyid Ibrahim Zainuddin Al-akbar (IBRAHIM ASMORO)Menikah dengan Dewi Chondro Wulan binti Raja Champa Terakhir Dinasti Ming. Wafat di desa Gesikharjo, Kecamatan Palang, Tuban, 834 H, memiliki anak yaitu:
  23. As-Sayyid Fadhal Ali Murtadha (SUNAN SANTRI), Menikah dengan Sarah binti Maulana Malik Ibrahim, Wafat di Gresik 895 H, memiliki anak yaitu:
  24. As-Sayyid Utsman Haji (SUNAN NGUDUNG)Menikah dengan Dewi Sari binti Ahmad Wilwatikta (Dewi Sari adalah kakak perempuan dari Sunan Kalijaga), Wafat di Troloyo Mojokerto, 945 H, memiliki anak yaitu:
  25. As-Sayyid Ja’far Shadiq Azmatkhan (SUNAN KUDUS), Menikah dengan Syarifah Dewi Rahil binti Sunan Bonang, Wafat di Kudus 5 Mei 1550M/ 958 H, memiliki anak yaitu: 
  26. As-Sayyid Amir Hasan Azmatkhan (Panembahan Wali Qutub I), Menikah dengan Dewi Ratih binti Raden Fattah, Wafat di Kudus 1570M/ 978 H, memiliki anak yaitu:
  27. As-Sayyid Shaleh Azmatkhan (Panembahan Pekaos), Menikah dengan Ratu Maduratna binti Khalifah Ismail bin Khalifah Ibrahim bin Khalifah Sughra bin Khalifah Husain (Sultan/ Raja Madura Pertama/ Pendiri Kerajaan Madura), Wafat di Surabaya 1590 M/ 998 H, memiliki anak yaitu:
  28. As-Sayyid Ahmad Baidhawi Azmatkhan (Pangeran Ketandhur Bangkal)Menikah dengan Dewi Pandanaran binti Ki Ageng Pandanaran II alias Sunan Tembayat alias Bupati Semarang II, Wafat di Sumenep Jawa Timur 1610 M/ 1019 H, memiliki anak yaitu:
  29. As-Sayyid Yusuf Azmatkhan (Pangeran Waliyul Ilmi), Menikah dengan Fathimah binti Yusuf Anggawi Al-Hasani, Wafat di Madura 1630 M/ 1039 H, memiliki anak yaitu:
  30. As-Sayyid Abdul Wahid Azmatkhan Al-Hafizh (Pangeran Dipakusuma I/ Menantu Susuhunan Abdurrahman Khalifatul Mukminin Sayyidul Imam, Menjadi Mufti Besar Kesultanan Palembang Darussalam, menikah dengan putrinya yang bernama Raden Ayu Dipakusuma binti Susuhunan Abdurrahman Khalifatul Mukminin Sayyidul Imam), Wafat di Palembang 1712 M/ 1124 H, memiliki anak yaitu:
  31. As-Sayyid Hasan Azmatkhan Al-Hafizh (Pangeran Dipakusuma II), Menjadi Imam Masjidil Haram, Menikah dengan Putri Hijaz Al-Hasani, yaitu Sharifa Muzeyma binti Ghalib Al-Hasani, Wafat di Madinah Munawwarah, Saudi Arabia 1814 M/ 1229 H, memiliki anak yaitu:
  32. As-Sayyid Sulaiman Azmatkhan (Pangean Dipakusuma III). Menikah dengan Fathimah binti Musthofa bin Muhammad bin Ahmad bin Zaini bin Qadir bin Abdul Wahhab bin Muhammad bin Abdurrazzaq bin Ali bin Ahmad bin Ahmad Al-Mutsanna bin Muhammad bin Zakariya bin Yahya bin Muhammad bin Abi Abdillah bin Al-Hasan bin Syekh Abdul Qadir Al-Jailani Al-Hasani. Wafat di Madinah Munawwarah, Saudi Arabia 1834 M/ 1250 H, memiliki anak yaitu:
  33. As-Sayyid Makkiy Azmatkhan (Mufti Besar Hijaz dari Pemerintahan Amir 'Abdullah Kamil Pasha bin Muhammad)Menikah dengan Maryam (puteri Ke-2) binti Imam Nawawi Al-Bantani Azmatkhan (dan hidup di Makkah). Memiliki 2 anak di antaranya adalah Mujtaba dan Muhammad, Wafat di Madinah Al-Munawwarah, 1877 M/ 1294 H, memiliki anak yaitu:
  34. As-Sayyid Mujtaba Azmatkhan (Pangeran Macan Putih I/ Sultan Blambangan Islam/ Sultan Tawang Alun, Menikah dengan putri bungsu Pangeran Diponegoro, yaitu Radin Ayu Putri Muna Adimah Sughra binti Pangeran Diponegoro, dan memiliki 2 anak laki-laki yaitu: Mustafa dan Ali (alias Nawawi). Wafat di Banyuwangi 1897 M/ 1315 H, memiliki anak yaitu:
  35. As-Sayyid Musthafa Azmatkhan (Pangeran Macan Putih II), Menikah dengan Syarifah Hamatun Mujahidah (Hamatun II) binti Imam Bonjol, Wafat di Banyuwangi 1917 M/ 1335 H, memiliki anak yaitu:
  36. As-Sayyid Abdurrazzaq Azmatkhan (Pangeran Macan Putih III), Menikah dengan Ummu Banin binti Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi, Wafat di Banyuwangi 1937 M/ 1356 H, memiliki anak yaitu:
  37. As-Sayyid Bahruddin Azmatkhan (Panembahan Wali Qutub II), Menikah dengan Amnah binti Munir bin Siraj bin Abdullah Faqih, Wafat di Banyuwangi 1992 M/  1413 H, memiliki anak yaitu:
  38. As-Sayyid Muhammad Misbah Azmatkhan (Pangeran Tawang Alun II), Menikah dengan Salmah binti Muhammad Mubin Azmatkhan, melahirkan anak bernama:
  39. As-Sayyid Shohibul Faroji Azmatkhan Al-Hafizh (Syekh Mufti Pangeran Penghulu Nata Agama)

ISTERI
  1. Irhamni binti KH.Ahmad Zaini bin KH. Syafawi bin KH.Basyir (menikah tahun 2002, bercerai tahun 2010), melahirkan 3 anak
  2. Selvya Fairuz (menikah tahun 2011), melahirkan 2 anak

ANAK-ANAK

  1. As-Sayyid Muhammad Asyaddu Hubballillah Azmatkhan (ibunya bernama Irhamni)
  2. As-Sayyid 'Ali Al-Haqqu Mirrabbik Azmatkhan (ibunya bernama Irhamni)
  3. Syarifah Khairani Farasyta Azka Azmatkhan (ibunya bernama Irhamni)
  4. As-Sayyid Muhammad Alwi Abdul Malik Azmatkhan (ibunya bernama Selvya Fairus)
  5. As-Sayyid Muhammad Ali Al-Mahdi Azmatkhan (ibunya bernama Selvya Fairus)
ORGANISASI, PARTAI & JABATAN
  1. Tahun 1992 , Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU), Jabatan Anggota
  2. Tahun 1996, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Jabatan anggota
  3. Tahun 2001, Nahdlatul Ulama, Jabatan pernah menjadi Sekretaris II PWNU Prov.Bali
  4. Tahun 2004-Sekarang, Majelis Dakwah Walisongo, Jabatan Imam Besar
  5. Tahun 2010-Sekarang,  (Hasil Munas VIII, tahun 2010, Komisi Kerukunan Antar Umat Beragama pada Majelis Ulama Indonesia (MUI), Jabatan Anggota
  6. Tahun 2009-2012, Islamic Mint Nusantara, Jabatan Faqih & Qadhi 
  7. Tahun 2009-Sekarang, Forum Fuqaha Indonesia, jabatan Ketua Umum
  8. Tahun 2013-Sekarang, Mufti Kesultanan Palembang Darussalam
  9. Tahun 2015-Sekarang, Wakil Ketua Lembaga Falakiyyah PBNU, Periode 2015-2020
  10. Tahun 2015-Sekarang, Lembaga Riset Kajian Strategis Rakyat Indonesia Bersatu (RI-1), Jabatan Direktur Eksekutif  
  11. Tahun 2015-Sekarang, DPP Partai IDAMAN (Islam Damai Aman), Jabatan Ketua Bidang Agama Islam dan Hubungan Lintas Agama DPP Partai IDAMAN

PENELITIAN

  1. Tim Peneliti Kementerian Agama Republik Indonesia, Agustus 2015, Untuk mencari fakta akar masalah pembakaran masjid dalam Insiden Tolikara, Provinsi Papua
  2. Tim Pencari Fakta Independent Aceh Singkil, Oktober 2015, Untuk mencari fakta akar masalah pembakaran gereja dalam insident Aceh Singkil.

GELAR
  1. Pada 5 Mei 2013, Syekh Shohibul Faroji diangkat oleh Sri Sultan Mahmud Badaruddin (Sultan Kesultanan Palembang Darussalam) menjadi Mufti Besar Kesultanan Palembang Darussalam dan bergelar Al-Mursyid Syekh Mufti Pangeran Penghulu Nata Agama As-Sayyid Shohibul Faroji Azmatkhan Al-Hafizh, berdasarkan Surat Keputusan Keraton Kesultanan Palembang Darussalam No.074/SKP/KKPDS/V/2013.                                                                                       
  2. Pada 14 Juli 2013, Syekh Shohibul Faroji diangkat oleh Maharaja Kutai Mulawarman menjadi Ketua Dewan Nala Duta Igama Kerajaan Kutai Mulawarman dan bergelar Yang Mulia Sri Raja Paduka Auliya Nata Igama Al-Habib Shohibul Faroji Azmatkhan Al-Hafizh, berdasarkan Surat Keputusan Sabdo Pandito Maharaja Kutai Mulawarman Nomor Istimewa 14.07.2013




KARYA TULIS BERUPA BUKU
  1. Tafsir Ma'rifatullah (Juni 2004)
  2. Tafsir Liqa' Allah (Juni 2004)
  3. Tafsir Mahabbatullah, volume 1-114 (Juni 2004)
  4. Panduan Menuju Pencerahan Ruhani (Juni, 2007)
  5. Tafsir Amar Ma'ruf Nahi Munkar (Agustus, 2009)
  6. Tafsir Dinar Dirham Islam  (September, 2009)
  7. Hadits Dinar Dirham Islam (Oktober, 2009)
  8. Fiqih Dinar Dirham Islam (Desember, 2009)
  9. Fiqih Pasar Islam (Januari, 2010)
  10. Fiqih Baitul Mal (Agustus, 2010)
  11. Fiqih Masjid (Juni, 2011)
  12. Fiqih Khilafah Islam (Juli, 2012)
  13. Fakta Kedatangan Nabi Muhammad dan Para Sahabat Ke Nusantara (September, 2013)
  14. Kembalinya Tahta Kesultanan Palembang Darussalam (September, 2013)
  15. Fatahillah & Sejarah Asal-Usul Jakarta (September, 2013)
  16. The Return Of Dinar Dirham (Februari, 2014)

KARYA ORASI BERUPA DVD/VCD
  1. DVD Ceramah dengan Judul "Kajian Kitab Ihya Ulumuddin Bagian 1"
  2. DVD Ceramah dengan Judul "Fakta Nabi Muhammad dan Para Sahabat Pernah Datang Ke Nusantara"

PARA GURU & MURSYID

  1. Asy-Syaikh KH. 'Adlan 'Ali Azmatkhan, guru Tahfizhul Qur'an, pendiri Pesantren Walisongo, Cukir, Tebuireng, Jomban). Kepada syaikh ini, Asy-Syaikh Shohibul Faroji menerima ijazah sanad Tahfizhul Qur'an yang bersambung kepada sanad Rasulullah
  2. Asy-Syaikh Yusuf Masyhar, guru Tahfizhul Qur'an, pendiri Pesantren Madrasatul Qur'an, Tebuireng, Jombang). Kepada syaikh ini, Asy-Syaikh Shohibul Faroji menerima ijazah sanad Tahfizhul Qur'an yang bersambung kepada sanad Rasulullah
  3. Asy-Syaikh Marzuki Muslih, guru Nahwu Shorof Balaghah. Kepada syaikh ini, Asy-Syaikh Shohibul Faroji menerima ijazah sanad nahwu-shorof-balaghah.
  4. Prof. KH. Ibrohim Hosen, mantan Ketua Umum MUI. Kepada profesor ini, Syaikh Shohibul Faroji belajar Ushul Fiqih, Qawaidul Fiqhiyyah, dan Fiqih Muqaranah (perbandingan Madzhab), dan mendapatkan sanad keilmuan bidang Ushul fiqih, Qawaidul Fiqhiyyah dan Fiqih Muqaranah
  5. Asy-Syaikh Asy-Syarif As-Sayyid Abdus Salam Al-Masyisyi Al-Hasani, ulama besar Libanon.
  6. Asy-Syaikh Asy-Syarif As-Sayyid Faidullah bin Musa Al-Hakkari Al-Masyisyi Al-Hasani, ulama besar Libanon.
  7. Asy-Syaikh Asy-Syarif As-Sayyid Muhammad Yahya bin Muhammad Al-‘Abid As-Sanusi Al-Hasani, ulama besar Libya.
  8. Asy-Syaikh Asy-Syarif As-Sayyid Mahdi bin Mahmud Al-Umry Al-Hasani, ulama besar Marokko.
  9. Asy-Syaikh Asy-Syarif As-Sayyid Mustafa bin Abdurrahman Asy-Syarif Al-Hasani, ulama besar Marokko.
  10. Asy-Syaikh Asy-Syarif As-Sayyid Muhammad Nur bin Muhammad Ibrahim Al-Kutbi Al-Hasani, ulama besar Haramain.
  11. Asy-Syaikh Asy-Syarif As-Sayyid Muthahar bin Jamsid Al-Khayyath Al-Maddah Al-Hasani, ulama besar Iraq.

DAFTAR PUSTAKA

  1. The Ahlulbayt Nasab Center Maktab Of Morocco, Ensiklopedi Nasab Of Imam Husain,0009/MAA/Azmatkhan/Al-husaini/V/2011, Rabat Morocco
  2. The South Asian Community Of Azmatkhan Al-Husaini Family, Maktab Of India, Ensiklopedi Nasab Of Imam Husain,1431H/02/0099, Nasirabad-Haidarabad-India
  3. "FATWA ON WEIGHT AND PURITY OF DINAR-DIRHAM ISLAM". islamhariini. 16 Maret 2011. Retrieved 16 Maret 2011.
  4. "Susunan Pengurus Komisi-Komisi MUI Hasil MUNAS VIII Tahun 2010.". mui. 16 Maret 2011. Retrieved 16 Maret 2011.
  5. "SUSUNAN PENGURUS PUSAT MASYARAKAT EKONOMI SYARIAH PERIODE 1429 - 1432 H". ekonomisyariah. 16 Maret 2011. Retrieved 16 Maret 2011.
  6. Waliyul Ilmi, Intisari Karya Shohibul Faroji Azmatkhan, Majelis Dakwah Walisongo, Jakarta,2011
  7. Shohibul Faroji Azmatkhan, ensiklopedia tarekat,Majelis Dakwah Walisongo (Madawis), Jakarta,2011
  8. Madawis, Manakib Syekh Shohibul Faroji, Perjalanan Spiritual Mursyid 30 Tarekat,Penerbit Walisongo Press, Jakarta, Edisi revisi, 2011




Kajian Kitab Ihya Ulumuddin Bab Ilmu oleh Shohibul Faroji Azmatkhan


Kajian Kitab Ihya Ulumuddin Bab Ilmu oleh Shohibul Faroji Azmatkhan

Minggu, 04 November 2012

(21A) Al-Imam Husain Jamaluddin Akbar Jumadil Kubro bin Ahmad Syah Jalaluddin Azmatkhan



Masjid Sayyid Husain Jamaluddin Akbar Jumadil Kubra di Jalan Masjid Tua, Desa Teroja,Kacamatan Manjeuleng, Kabupaten Wajo, Propensi Sulawesi Selatan.

Husain Jamaluddin Akbar Jumadil Kubra bin Ahmad Syah Jalaluddin bin Amir Abdullah bin Abdul Malik Azmatkhan adalah anak ke-1 dari Al-Imam Ahmad Syah Jalaluddin Azmatkhan, dia adalah seorang Raja Ke-4 di Kesultanan Islam Nasarabad India Lama, naik tahta setelah wafatnya sang ayah, yaitu pada tahun 1310 M.

NASAB LENGKAP

Nasab lengkapnya adalah Husain Jamaluddin Akbar Jumadil Kubra bin Ahmad Syah Jalaluddin bin Amir Abdullah  bin Abdul Malik Azmatkhan bin Alwi Ammul Faqih bin Muhammad Shohib Marbath bin Ali Khali' Qasam bin Alwi Shohib Bait Jubair bin Muhammad Maula Ash-Shouma'ah bin Alwi Al-Mubtakir bin Ubaidillah bin Ahmad Al-Muhajir bin Isa Ar-Rumi bin Muhammad An-Naqib bin Ali Al-Uraidhi bin Imam Ja'far Shodiq bin Imam Muhammad Al-Baqir bin Imam Ali Zainal Abidin bin Imam Al-Husain bin Ali bin Abi Thalib Wa Fathimah Az-Zahra binti Nabi Muhammad.  

JABATAN

Sayyid Husain Jamaluddin Akbar Jumadil Kubra adalah Raja/ Sultan Ke-4 Kesultanan Islam Nasarabad India Lama, sekaligus muballigh yang bekeliling hingga ke Nusantara.  

NAMA GELAR HUSAIN JAMALUDDIN AKBAR JUMADIL KUBRO
  1. Sayyid Husain Jamaluddin
  2. Syekh Maulana Akbar
  3. Syekh Maulana Jumadil Kubra I
  4. Syekh Maulana Jumadil Kubra Wajo
  5. Maulana Jamaluddin Akbar Gujarat
  6. Sayyid Husain Jamaluddin Al-Akbar Jumadil Kubra

NAMA ISTERI HUSAIN JAMALUDDIN AKBAR JUMADIL KUBRO


Al-Imam Maulana Husain Jamaluddin Jumadil Kubro dikenal sebagai seorang muballigh terkemuka, di mana sebagian besar penyebar Islam di Nusantara (Wali Songo), berasal dari keturunannya. Beliau dilahirkan pada tahun 1270 M di negeri Nasarabad, dan wafat di Wajo tahun 1453 M. Jadi usianya 183 tahun.


Syekh Husain Jamaluddin Akbar Jumadil Kubra, beliau tercatat memiliki isteri 9 orang (pada tahun yang berbeda-beda), yaitu :



1. Amira Fathimah binti Amir Husain bin Muhammad Taraghay (Pendiri Dinasti Timuriyyah, Raja Uzbekistan, Samarkand), (Menikah tahun 1295 M), melahirkan 5 anak. yaitu: Ibrahim Zainuddin Al-Akbar As-Samarqandiy (Ibrahim Asmoro) saat berdakwah di Samarqand (yaitu antara tahun 1295M-1308 M), Ibrahim Zainuddin Asmaraqandi lahir tahun 1297 M. kemudian lahir putra-putra yang lain yaitu: Pangeran Pebahar As-Samarqandiy (lahir di Samarkan 1300 M), Fadhal As-Samarqandiy (Sunan Lembayung) (lahir di Samarqand tahun 1302 M), Sunan Kramasari As-Samarqandiy (Sayyid Sembahan Dewa Agung) (lahir di Samarkand pada tahun 1305 M), Syekh Yusuf Shiddiq As-Samarqandiy (lahir di Samarkand pada tahun 1307 M), 



2. Puteri Nizamul Muluk bin Sultan Nizamul Muluk dari Delhi (India) (menikah tahun 1309 M), Pernikahan ini dilakukan saat Maulana Husain Jamaluddin kembali dari dakwahnya dari Samarkand ke India, dari isteri ini memiliki 3 anak yaitu: Maulana Muhammad Jumadil Kubra (lahir di Nasarabad India, tahun 1311 M), Maulana Muhammad 'Ali Akbar (lahir di Nasarabad, tahun 1312 M), Maulana Muhammad Al-Baqir (Syekh Subaqir, Lahir di Nasarabad India, tahun 1314 M), Syaikh Maulana Wali Islam (lahir di Nasarabad, tahun 1317 M)



3. Lalla Fathimah binti Hasan bin Abdullah Al-Maghribi Al-Hasani (Morocco) (Menikah tahun 1319 M), pernikahan ini dilakukan Husain Jamaluddin saat adanya hubungan diplomatik antara Kesultanan India dengan Kerajaan Marokko, dari pernikahan ini memiliki 1 anak yaitu: Maulana Muhammad Al-Maghribi (lahir di Maghrib (Morocco), tahun 1321 M)



4. Fathimah binti Hasan At-Turabi bin 'Ali bin Muhammad Al-Faqih Al-Muqaddam Al-Hadrami Al-Husaini (menikah tahun 1323 M) melahirkan seorang anak laki-laki bernama Maulana Ibrahim Al-Hadrami Azmatkhan (leluhur Azmatkhan di Yaman) lahir di Hadramaut pada tahun 1325 M.



5. Puteri Linang Cahaya binti Raja Sang Tawal/ Sultan Baqi Syah/ Sultan Baqiuddin Syah (Malaysia)/ Raja Langka suka (menikah pada tahun 1350 M), melahirkan 1 anak, yaitu: Puteri Siti Aisyah (Putri Ratna Kusuma) (lahir pada tahun 1351 M) yang kemudian menjadi isteri Syeikh Khalid Al Idrus (Adipati Jepara)



6. Puteri Ramawati binti Sultan Zainal Abidin I Diraja Champa (Menikah tahun 1355 M) memiliki 1 anak laki-laki, yang diberi nama Ibrahim Zainuddin Asghar Champa yang bergelar Sultan Zainal Abidin II Diraja Champa (lahir di Champa, tahun 1357 M)



7. Puteri Syahirah atau Puteri Selindung Bulan (Putri Saadong II) binti Sultan Baki Shah ibni al-Marhum Sultan Mahmud, Raja of Chermin dari Kelantan Malaysia (menikah tahun 1390M), melahirkan 2 anak. yaitu Sayyid 'Ali Nurul Alam bin Husain Jamadi al-Kubra, alias Pateh Arya Gajah Mada. Perdana Mantri of Kelantan-Majapahit II menjabat antara 1432-1467 M (lahir pada tahun 1402 M) dan Sayyid Muhammad Kebungsuan alias (Prabhu Anum/Udaya ning-Rat/Bhra Wijaya) lahir pada tahun 1410 M.



8. Puteri Jauhar binti Raja Johor Malaysia, menikah tahun 1399 M melahirkan 2 anak. yaitu 'Abdul Malik (lahir di Johor, 1404 M) dan Sultan Berkat Zainul Alam (lahir di Johor, tahun 1406 M).

9. Pada tahun 1411 Sayyid Husain Jamaluddin Jumadil Kubra menikah dengan Putri Raja Batara Gowa Tuminanga ri Paralakkenna (Raja Gowa Sulawesi Selatan), dan melahirkan beberapa anak, yaitu : 1. Sayyid Hasan Jumadil Kubra lahir tahun 1413 M (Menjadi Syekh Mufti Kesultanan Gowa, tahun 1453 M, bertepatan dengan wafatnya Sayyid Husain Jamaluddin Jumadil Kubra, dan wafat tahun 1591 M, berusia 138 tahun). 2. Sayyid Husain Jumadil Kubra Al-Asghar, lahir tahun 1443 M.

* Sayyid Hasan Jumadil Kubra bin Sayyid Husain Jamaluddin Jumadil Kubra, menikah dengan Sepupunya yaitu Puteri Tunggal Halimah binti I Tepukaraeng Daeng Parabbung Tuni Pasulu (Raja Gowa, berkuasa 1590 -1593), melahirkan:
1. Sultan Gowa Islam Pertama (I Mangari Daeng Manrabbia Sultan Alauddin Tuminanga ri Gaukanna), kemudian ia melahirkan putera bernama:
2. Sultan Gowa Islam Kedua (I Mannuntungi Daeng Mattola Karaeng Lakiyung Sultan Malikussaid Tuminanga ri Papang Batuna), kemudian ia melahirkan putera bernama:
3. Sultan Gowa Islam Ketiga (I Mallombassi Daeng Mattawang Karaeng Bonto Mangape Sultan Hasanuddin Tuminanga ri Balla'pangkana) , bergelar SULTAN HASANUDDIN alias AYAM JANTAN DARI TIMUR, (PAHLAWAN NASIONAL). Dan keturunannya sampai sekarang terdata di Kitab Al-Mausu'ah Li Ansabi Al-Imam Al-Husaini.


* Adapun Sayyid Husain Jumadil Kubra Al-Asghar, lahir tahun 1443 M, Pada tahun 1473 M menikah dengan Puteri Wajo binti La Tadampare Puangrimaggalatung (Raja Wajo), pada tahun 1483 M melahirkan putera bernama Sulaiman alias Dato Sulaiman (Qadhi & Mufti Kesultanan Wajo Pertama). Dato Sulaiman ini keturunannya banyak di Wajo dan di Pasuruan dan Bangil, Jawa timur.

NAMA ANAK HUSAIN JAMALUDDIN AKBAR JUMADIL KUBRA

Sayyid Husain Jamaluddin Akbar Jumadil Kubra Azmatkhan memiliki 19 anak dari 9 isteri, yaitu:

  1. Ibrahim Zainuddin Asmaraqandi lahir tahun 1297 M. 
  2. Pangeran Pebahar As-Samarqandiy (lahir di Samarkan 1300 M), 
  3. Fadhal As-Samarqandiy (Sunan Lembayung) (lahir di Samarqand tahun 1302 M), 
  4. Sunan Kramasari As-Samarqandiy (Sayyid Sembahan Dewa Agung) (lahir di Samarkand pada tahun 1305 M), 
  5. Syekh Yusuf Shiddiq As-Samarqandiy (lahir di Samarkand pada tahun 1307 M), 
  6. Maulana Muhammad Jumadil Kubra (lahir di Nasarabad India, tahun 1311 M), 
  7. Maulana Muhammad 'Ali Akbar (lahir di Nasarabad, tahun 1312 M), 
  8. Maulana Muhammad Al-Baqir (Syekh Subaqir, Lahir di Nasarabad India, tahun 1314 M), 
  9. Syaikh Maulana Wali Islam (lahir di Nasarabad, tahun 1317 M)
  10. Maulana Muhammad Al-Maghribi (lahir di Maghrib (Morocco), tahun 1321 M)
  11. Maulana Ibrahim Al-Hadrami Azmatkhan (leluhur Azmatkhan di Yaman) lahir di Hadramaut pada tahun 1325 M.
  12. Puteri Siti Aisyah (Putri Ratna Kusuma) (lahir pada tahun 1351 M) yang kemudian menjadi isteri Syeikh Khalid Al Idrus (Adipati Jepara)
  13. Ibrahim Zainuddin Asghar Champa yang bergelar Sultan Zainal Abidin II Diraja Champa (lahir di Champa, tahun 1357 M)
  14. Sayyid 'Ali Nurul Alam bin Husain Jamadi al-Kubra, (bergelar Maulana 'Abdul Malik Israil / Sultan Qanbul) alias Pateh Arya Gajah Mada. Perdana Mantri of Kelantan-Majapahit II menjabat antara 1432-1467 M (lahir pada tahun 1402 M) 
  15. 'Abdul Malik (lahir di Johor, 1404 M) d
  16. Sultan Berkat Zainul Alam (lahir di Johor, tahun 1406 M)
  17. Sayyid Muhammad Kebungsuan alias (Prabhu Anum/Udaya ning-Rat/Bhra Wijaya) lahir pada tahun 1410 M.
  18. Sayyid Hasan Jumadil Kubra lahir tahun 1413 M (Menjadi Syekh Mufti Kesultanan Gowa, tahun 1453 M, bertepatan dengan wafatnya Sayyid Husain Jamaluddin Jumadil Kubra, dan wafat tahun 1591 M, berusia 138 tahun). 
  19. Sayyid Husain Jumadil Kubra Al-Asghar, lahir tahun 1443 M.

WAFAT

Sayyid Husain Jamaluddin Akbar Jumadil Kubra Azmatkhan meninggal dunia tahun 1453 M dan dimakamkan di hadapan masjid beliau di Jalan Masjid Tua, Desa Teroja,Kacamatan Manjeuleng, Kabupaten Wajo, Propensi Sulawesi Selatan.


Makam Sayyid Husain Jamaluddin Akbar Jumadil Kubra Azmatkhan

Makam Sayyid Husain Jamaluddin Akbar Jumadil Kubra Azmatkhan




DAFTAR PUSTAKA:

As-Sayyid Shohibul Faroji Azmatkhan, Al-Mausuu'ah Li Ansaab Itrati Al-Imam Al-Husaini, Jakarta: Penerbit.Madawis, Cetakan 1, 2011

(20 F) Imam As-Sayyid Ahmad Syah Jalaluddin Azmatkhan

Ditulis oleh:

Ahmad Syah Jalaluddin bin Amir Abdullah bin Abdul Malik Azmatkhan adalah anak ke-6 dari Amir Abdullah bin Abdul Malik Azmatkhan, dia adalah seorang Raja Ke-3 di Ksultanan Nasarabad India Lama, naik tahta setelah wafatnya sang ayah, yaitu pada tahun 696 Hijriah.1

NASAB LENGKAP

Nasab lengkapnya adalah Ahmad Syah Jalaluddin bin Abdullah bin Abdul Malik Azmatkhan bin Alwi Ammul Faqih bin Muhammad Shohib Marbath bin Ali Khali' Qasam bin Alwi Shohib Bait Jubair bin Muhammad Maula Ash-Shouma'ah bin Alwi Al-Mubtakir bin Ubaidillah bin Ahmad Al-Muhajir bin Isa Ar-Rumi bin Muhammad An-Naqib bin Ali Al-Uraidhi bin Imam Ja'far Shodiq bin Imam Muhammad Al-Baqir bin Imam Ali Zainal Abidin bin Imam Al-Husain bin Ali bin Abi Thalib Wa Fathimah Az-Zahra binti Nabi Muhammad.2  

JABATAN

Sayyid Ahmad Syah Jalaluddin bin Abdullah Azmatkhan adalah Raja Kesultanan Nasarabad India Lama.  

NAMA ANAK AHMAD SYAH JALALUDDIN AZMATKHAN

Ahmad Syah Jalaluddin bin Amir Abdullah bin Abdul Malik Azmatkhan memiliki 19 anak, yaitu:

1.             Husain Jamaluddin Akbar Jumadil Kubra  (Leluhur Walisongo, keturunannya menyebar di Indonesia, Malaysia, dan Asia Tenggara, Wafat di Wajo, Sulawesi Selatan,w.760 H).
2.             Maulana Isa
3.             Qamaruddin
4.             Majiduddin
5.             Tsanauddin
6.             Sultan Sulaiman Al-Baghdadi
7.             Ali Nuruddin Syah
8.             Husain Khalifatullah Syah
9.             Syaikh Muhammad Ariffin Syah
10.          Muhyiddin Syah
11.          Ali Syahabuddin Umar Khan
12.          Abdullah Syah
13.          Alwi Quthbuddin
14.          Jalaluddin Abdullah
15.          Hasanuddin
16.          Aliyyuddin
17.          Qadir Binaksah
18.          Syarifah Alawiyyah
19.          Qoimuddin 3

WAFAT


Ahmad Syah Jalaluddin bin Amir Abdullah bin Abdul Malik Azmatkhan meninggal dan dimakamkan Haedarabad, berdekatan dengan  Kota Ahmadabad, Republik India, tahun 711 H. Dan jenazahnya disholati dan diantarkan oleh ribuan rakyat India.


FOOTNOTE:

1.             As-Sayyid Shohibul Faroji Azmatkhan, Al-Mausuu'ah Li Ansaab Itrati Al-Imam Al-Husaini, Jakarta: Penerbit.Madawis, 2011, hlm. 45
2.             Aburumi Zainal & Zainal ‘Abidin Assegaf, Sejarah dan Silsilah Dari Nabi Muhammad ke Walisongo, Jakarta: Penerbit Yasrim, 2000, halaman 38.
3.             As-Sayyid Shohibul Faroji Azmatkhan, Al-Mausuu'ah Li Ansaab Itrati Al-Imam Al-Husaini, Jakarta: Penerbit.Madawis, 2011, hlm. 45-149


DAFTAR PUSTAKA:

1.             Aburumi Zainal & Zainal ‘Abidin Assegaf, Sejarah dan Silsilah Dari Nabi Muhammad ke Walisongo, Jakarta: Penerbit Yasrim, 2000 
2.             As-Sayyid Shohibul Faroji Azmatkhan, Al-Mausuu'ah Li Ansaab Itrati Al-Imam Al-Husaini, Jakarta: Penerbit.Madawis, Cetakan 1, 2011