Rabu, 31 Oktober 2012

(2G) Fathimah Az-Zahra binti Muhammad



Oleh:

Fatimah binti Muhammad (606/614 - 632) atau lebih dikenal dengan Fatimah az-Zahra (Fatimah yang selalu berseri) putri bungsu Nabi Muhammad dari perkawinannya dengan istri pertamanya, Khadijah.
Kelahiran & Kematian
Pemimpin wanita pada masanya ini adalah putri ke 4 dari anak anak Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam, dan ibunya adalah Ummul Mukminin Khadijah binti Khuwalid. Sesungguhnya allah Subhanahu wa ta’ala menghendaki kelahiran Fathimah yang mendekati tahun ke 5 sebelum Muhammad diangkat menjadi Rasul, bertepatan dengan peristiwa besar yaitu ditunjuknya Rasulullah sebagai menengah ketika terjadi perselisiha antara suku Quraisy tentang siapa yang berhak meletakan kembali Hajar Aswad setelah Ka’abah diperbaharui. Dengan kecerdasan akalnya beliau mampu memecahkan persoalan yang hampir menjadikan peperangan diantara kabilah-kabilah yang ada di Makkah.

Kelahiran Fahimah disambut gembira oleh Rasulullahu alaihi wassalam dengan memberikan nama Fathimah dan julukannya Az-Zahra, sedangkan kunyahnya adalah Ummu Abiha (Ibu dari bapaknya).

Ia putri yang mirip dengan ayahnya, Ia tumbuh dewasa dan ketika menginjak usia 5 tahun terjadi peristiwa besar terhadap ayahnya yaitu turunnya wahyu dan tugas berat yang diemban oleh ayahnya. Dan ia juga menyaksikan kaum kafir melancarkan gangguan kepada ayahnya.sampai cobaan yang berat dengan meninggal ibunya Khadijah. Ia sangat pun sedih dengan kematian ibunya.

Pada saat kaum muslimin hijrah ke madinah, Fathima dan kakanya \ummu Kulsum tetap tinggal di Makkah sampai Nabi mengutus orang untuk menjemputnya.Setelah Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam menikah dengan Aisyah binti Abu Bakar, para sahabat berusaha meminag Fathimah. Abu Bakar dan Umar maju lebih dahulu untuk meminang tapi nabi menolak dengan lemah lembut.Lalau Ali bin Abi Thalib dating kepada Rasulullah untuk melamar, lalu ketika nabi bertanya, “Apakah engkau mempunyai sesuatu ?”, Tidak ada ya Rasulullah,” jawabku. “ Dimana pakaian perangmu yang hitam, yang saya berikan kepadamu,” Tanya beliau. “ Masih ada padaku wahai Rasulullah,” jawabku. “Berikan itu kepadanya (Fatihmah) sebagai mahar,”.kata beliau.

Lalu ali bergegas pulang dan membawa baju besinya, lalu Nabi menyuruh menjualnya dan baju besi itu dijual kepada Utsman bin Affat seharga 470 dirham, kemudian diberikan kepada Rasulullah dan diserahkan kepada Bilal untuk membeli perlengkapan pengantin.

Kaum muslim merasa gembira atas perkawinan Fathimah dan Ali bin Abi Thalib, setelah setahun menikah lalu dikaruniai anak bernama Al- Hasan dan saat Hasan genap berusia 1 tahun lahirlah Husein pada bulan Sya’ban tahun ke 4 H. pada tahun kelima H ia melahirkan anak perempuan bernama Zainab dan yang terakhir benama Ummu Kultsum.

Rasullah sangat menyayangi Fathimah, setelah Rasulullah bepergian ia lebih dulu menemui Fathimah sebelum menemui istri istrinya. Aisyah berkata ,” Aku tidak melihat seseorang yang perkataannya dan pembicaraannya yang menyerupai Rasulullah selain Fathimah, jika ia dating mengunjungi Rasulullah, Rasulullah berdiri lalu menciumnya dan menyambut dengan hangat, begitu juga sebaliknya yang diperbuat Fathimah bila Rasulullah dating mengunjunginya.”.

Rasulullah mengungkapkan rasa cintanya kepada putrinya takala diatas mimbar:” Sungguh Fathima bagian dariku , Siapa yang membuatnya marah bearti membuat aku marah”. Dan dalam riwayat lain disebutkan,” Fathimah bagian dariku, aku merasa terganggu bila ia diganggu dan aku merasa sakit jika ia disakiti.”.

Setelah Rasulullah Shallallahu alaihi wasalam menjalankan haji wada’ dan ketika ia melihat Fathima, beliau menemuinya dengan ramah sambil berkata,” Selamat dating wahai putriku”. Lalu Beliau menyuruh duduk disamping kanannya dan membisikan sesuatu, sehingga Fathimah menangis dengan tangisan yang keras, tak kala Fathimah sedih lalu Beliau membisikan sesuatu kepadanya yang menyebabkan Fathimah tersenyum.

Takala Aisyah bertanya tentang apa yang dibisiknnya lalu Fathimah menjawab,” Saya tak ingin membuka rahasia”. Setelah Rasulullah wafat, Aisyah bertanya lagi kepada Fathimah tentang apa yang dibisikan Rasulullah kepadanya sehingga membuat Fathimah menangis dan tersenyum. Lalu Fathimah menjawab,” Adapun yang Beliau kepada saya pertama kali adalah beliau memberitahu bahwa sesungguhnya Jibril telah membacakan al-Qura’an dengan hapalan kepada beliau setiap tahun sekali, sekarang dia membacakannya setahun 2 kali, lalu Beliau berkata “Sungguh saya melihat ajalku telah dekat, maka bertakwalah dan bersabarlah, sebaik baiknya Salaf (pendahulu) untukmu adalah Aku.”. Maka akupun menangis yang engkau lihat saat kesedihanku. Dan saat Beliau membisikan yang kedua kali, Beliau berkata,” Wahai Fathimah apakah engkau tidak suka menjadi penghulu wanita wanita penghuni surga dan engkau adalah orang pertama dari keluargaku yang akan menyusulku”. Kemudian saya tertawa.
Kuburan Fathimah Az-Zahra binti Muhammad di Baqi Madinah

Takala 6 bulan sejak wafatnya Rasulullah Shallallahu alaihi wassalam, Fathimah jatuh sakit, namaun ia merasa gembira karena kabar gembira yang diterima dari ayahnya. Tak lama kemudian iapun beralih ke sisi Tuhannya pada malam selasa tanggal 13 Ramadhan tahun 11 H dalam usia 27 tahun.
Pernikahan
Ketika usianya beranjak dewasa, Fatimah Az-Zahra dipersunting oleh salah satu sepupu, sahabat sekaligus orang kepercayaan Rasulullah, Ali bin Abi Thalib.
Keturunan
Dari pernikahannya dengan Ali bin Abi Thalib, Fatimah Az Zahra memiliki 5 anak, 3 putra dan 2 putri. 3 putra yaitu Al-Hasan , Al-Husain , dan Muhsin. Sedangkan yang putri yaitu Zainab dan Ummu Kulsum. Hasan dan Husain sangat disayangi oleh Rasulullah Shalallahu Alaihi Wa alihi Wasallam.
Kesayangan Ayahnya
Fatimah Az-Zahra tumbuh menjadi seorang gadis yang tidak hanya merupakan putri dari Rasulullah, namun juga mampu menjadi salah satu orang kepercayaan ayahnya pada masa Beliau. Fatimah Az-Zahra memiliki kepribadian yang sabar,dan penyayang karena dan tidak pernah melihat atau dilihat lelaki yang bukan mahromnya. Rasullullah sering sekali menyebutkan nama Fatimah, salah satunya adalah ketika Rasulullah pernah berkata " Fatimah merupakan bidadari yang menyerupai manusia".

Tidak Lepas Wudhu & Suci
Fatimah Az-zahra tdk pernah lepas dari wudhu seperti yang diajarkan ayahnya. dia juga satu-satunya wanita yang tidak mengalami haid (datang bulan) dan Nifas waktu melahirkan.

(1) Nabi Muhammad


Oleh:


A. Kelahiran Nabi Muhammad

Nabi Muhammad lahir di Makkah, Kerajaan Saudi Arabia, 12 Rabiul Awwal Tahun Gajah atau 20 April 571 Masehi.
Peta Saudi Arabia, tempat Nabi Muhammad dilahirkan

B. Genealogi Nabi Muhammad

Nasab Nabi Muhammad menurut The Genealogies By Ahmad Sibil (Austoria, New York) dan Kitab Sirah Rasulullah karya Ibnu Ishak yang diterjemahkan oleh Professor Gillaume’s, dicetak oleh Oxford University Press, menyebutkan bahwa: Nabi Muhammad bin 'Abdullah bin 'Abdul Muthallib (Shaiba) bin Hasyim (‘Amr) bin ‘Abdu Manaf (Al-Mughirah) bin Qusayy (Zaid) bin Kilab bin Murrah bin Ka’ab bin Lu’ai bin Ghalib bin Fihir bin Malik bin An-Nadhir (Al-Quraisy) bin Kinanah bin Khuzaimah bin Mudrikah bin Ilyas bin Mudhar bin Nizar bin Mu’ad bin Adnan bin ‘Udad bin Muqawwam bin Nahur bin Tayrah bin Yashjub bin Nabit bin Nabi Isma’il bin Nabi Ibrahim bin Tarikh (Azar) bin Nahur bin Saru’ bin Ra’u bin Falikh bin Abir bin Shalikh bin Arfakhsyad bin Syam bin Nabi Nuh bin Lamik bin Matushalikh bin Akhnukh (Nabi Idris) bin Halaman bin Mahlabil bin Qinan bin Anusy bin Nabi Syits bin Nabi Adam.

Silsilah Nasab Nabi Muhammad


C. Agama Nabi Muhammad

Agama Nabi Muhammad adalah Agama Islam

D. Ciri Fisik Nabi Muhammad

Beberapa hadist meriwayatkan beberapa ciri fisik yang diceritakan oleh para sahabat dan istrinya. Beberapa riwayat menyebutkan bahwa Nabi Muhammad berperawakan sedang, berkulit putih kemerahan, berjanggut tipis, dan digambarkan memiliki fisik yang sehat dan kuat oleh orang di sekitarnya. Riwayat lain menyebutkan Muhammad bermata hitam, tidak berkumis, berjanggut sedang, serta memiliki hidung bengkok yang sesuai dengan ciri antropologis bangsa Semit pada umumnya.

E. Ayah Kandung Nabi Muhammad

Ayah Nabi Muhammad bernama ‘Abdullah bin ‘Abdul Muthalib (lahir tahun 545 M) dan meninggal di perjalanan kafilah antara Makkah dan Madinah tahun 570 M. Saat ia meninggal Nabi Muhammad masih dalam kandungan ibunya Aminah binti Wahab. Nasab ‘Abdullah adalah: 'Abdullah bin 'Abdul Muthallib (Shaiba) bin Hasyim (‘Amr) bin ‘Abdu Manaf (Al-Mughirah) bin Qusayy (Zaid) bin Kilab bin Murrah bin Ka’ab bin Lu’ai bin Ghalib bin Fihir bin Malik bin An-Nadhir (Al-Quraisy) bin Kinanah bin Khuzaimah bin Mudrikah bin Ilyas bin Mudhar bin Nizar bin Mu’ad bin Adnan bin ‘Udad bin Muqawwam bin Nahur bin Tayrah bin Yashjub bin Nabit bin Nabi Isma’il bin Nabi Ibrahim bin Tarikh (Azar) bin Nahur bin Saru’ bin Ra’u bin Falikh bin Abir bin Shalikh bin Arfakhsyad bin Syam bin Nabi Nuh bin Lamik bin Matushalikh bin Akhnukh (Nabi Idris) bin Halaman bin Mahlabil bin Qinan bin Anusy bin Nabi Syits bin Nabi Adam.

F. Ibu Kandung Nabi Muhammad

I    Ibu kandung Nabi Muhammad adalah Aminah Az- Zuriyah binti Wahab (Aminah binti Wahab), lahir di Makkah tahun 550 M   dan meninggal pada tahun 577 M ketika dalam perjalanan menuju Yatsrib (Madinah) untuk mengajak Muhammad  mengunjungi pamannya dan melihat kuburan ayahnya. Ayah Aminah adalah pemimpin Bani Zuhrah, yang bernama Wahab bin Abdulmanaf bin Zuhrah bin Kilab. Sedangkan ibu Aminah adalah Barrah binti Abdul-Uzza bin Usman bin ‘Abduddar bin Qushayy.

G. Nama & Gelar Nabi Muhammad

Nama dan Gelar Nabi Muhammad menurut Kitab Dalailul Khairat karya Imam Sulaiman Al-Jazuli adalah:
1.      Muhammad Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam
2.      Ahmad Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam
3.      Hamid Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam
4.      Mahmud Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam
5.      Ahid Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam
6.      Wahid Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam
7.      Mahh Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam
8.      Hasyir Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam
9.      'Aaqib Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam
10.  Taha Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam
11.  Yaasin Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam
12.  Tahir Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam
13.  Mutahhar Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam
14.  Taiyyib Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
15.  Sayyid Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
16.  Rasul Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
17.  Nabi Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam
18.  Rasulul Rahmah Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
19.  Qaiyyim Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
20.  Jami' Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
21.  Muqtaff Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam
22.  Muqaffa Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
23.  Rasulul Malaahim Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
24.  Rasulur Rahah Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
25.  Kamil Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
26.  Iklil Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
27.  Muddatstsir Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
28.  Muzzammil Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
29.  Abdullah Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
30.  Habibullah Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
31.  Safiyyullah Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
32.  Najiyyullah Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
33.  Kalimullah Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
34.  Khatamul Anbia' Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
35.  Khatamul Rusul Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam
36.  Muhyi Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
37.  Munji Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
38.  Muzakkir Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
39.  Nasir Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
40.  Mansur Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam
41.  Nabiyyul Rahmah Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
42.  Nabiyut Taubah Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
43.  Harison 'Alaikum Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
44.  Ma'lum Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
45.  Shahir Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
46.  Shaahid Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
47.  Shahiid Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
48.  Mashhud Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
49.  Bashir Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
50.  Mubashhir Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam
51.  Nazir Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam
52.  Munzir Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam
53.  Nur Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
54.  Siraj Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
55.  Misbah Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
56.  Hudaa Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
57.  Mahdi Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam
58.  Munir Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
59.  Da'i Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
60.  Mad'uu Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
61.  Mujib Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
62.  Mujab Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
63.  Hafiyy Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
64.  'Affuw Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
65.  Waliyy Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
66.  Haqq Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
67.  Qawiyy Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam
68.  Amin Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
69.  Ma'mun Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
70.  Karim Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
71.  Mukarram Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam
72.  Makin Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
73.  Matin Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
74.  Mubin Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
75.  Muammil Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
76.  Wasul Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
77.  Dzu Quwwah Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
78.  Dzu Hurmah Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
79.  Dzu Makaanah Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
80.  Dzu 'Iz Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
81.  Dzu Fadli Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
82.  Mutaa' Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
83.  Mutii' Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
84.  Qadamu Sidqi Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
85.  Rahmah Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
86.  Bushra Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam
87.  Ghauth Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
88.  Ghaith Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
89.  Ghayyath Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
90.  Ni'matullah Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
91.  Hadiyyatullah Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
92.  'Urwatun Wuthqa Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
93.  Siraatullah Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
94.  Siraatul Mustaqim Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
95.  Zikrullah Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
96.  Saifullah Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
97.  Hizbullah Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
98.  An-Najmuth Thaqib Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam
99.  Mustaffa Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
100.                                                          Mujtaba Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
101.                                                          Muntaqa Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
102.                                                          Ummiyy Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
103.                                                          Mukhtar Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
104.                                                          Ajir Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
105.                                                          Jabbar Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam
106.                                                          Abul Qasim Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
107.                                                          Abut Tahir Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
108.                                                          Abut Taiyyib Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
109.                                                          Abu Ibrahim Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
110.                                                          Mushaffa' Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
111.                                                          Shafi' Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
112.                                                          Saleh Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
113.                                                          Musleh Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
114.                                                          Muhaimin Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
115.                                                          Sadiq Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam
116.                                                          Musaddiq Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
117.                                                          Sidq Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
118.                                                          Sayyidul Mursalin Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
119.                                                          Imamul Muttaqin Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
120.                                                          Qaidul Ghurril Muhajjalin Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam
121.                                                          Khalilul Rahman Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
122.                                                          Barr Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
123.                                                          Mabarr Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
124.                                                          Wajih Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam
125.                                                          Nasih Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
126.                                                          Naasih Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
127.                                                          Wakil Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam
128.                                                          Mutawwakkil Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam
129.                                                          Kafil Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
130.                                                          Shafiq Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
131.                                                          Muqimus Sunnah Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
132.                                                          Muqaddas Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
133.                                                          Ruhul Qudus Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
134.                                                          Ruhul Haq Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
135.                                                          Ruhul Qistt Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
136.                                                          Kaaf Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
137.                                                          Muktaff Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
138.                                                          Baaligh Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
139.                                                          Muballigh Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
140.                                                          Shaff Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
141.                                                          Wasil Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
142.                                                          Mausul Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
143.                                                          Sabiq Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
144.                                                          Saaiq Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
145.                                                          Had Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
146.                                                          Muhdi Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
147.                                                          Muqaddam Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
148.                                                          Aziz Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
149.                                                          Fadhil Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
150.                                                          Mufaddhal Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
151.                                                          Fatih Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
152.                                                          Miftah Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
153.                                                          Miftahul Rahmah Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
154.                                                          Miftahul Jannah Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
155.                                                          'Alamul Imaan Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
156.                                                          'Alamul Yaqin Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
157.                                                          Dalilul Khairat Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
158.                                                          Musahhihul Hasanaat Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
159.                                                          Muqilul 'Atharaat Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam
160.                                                          Saffuh Aniz Zallat Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
161.                                                          Sahibush Shafa'ah Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
162.                                                          Sahibul Maqam Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
163.                                                          Sahibul Qadim Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
164.                                                          Makhsus Bil 'Iz Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
165.                                                          Makhsus Bil Majd Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
166.                                                          Makhsus Bis Sharaf Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
167.                                                          Sahibul Wasilah Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
168.                                                          Sahibus Saif Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
169.                                                          Sahibul Fadhilah Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
170.                                                          Sahibul Izar Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
171.                                                          Sahibul Hujjah Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
172.                                                          Sahibus Sultan Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
173.                                                          Sahibul Ridaa' Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
174.                                                          Sahibud Darajaatir Rafiah Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam
175.                                                          Sahibut Tajj Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
176.                                                          Sahibul Maghfir Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
177.                                                          Sahibul Liwaa' Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
178.                                                          Sahibul Mi'raj Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
179.                                                          Sahibul Qadhib Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
180.                                                          Sahibul Buraaq Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
181.                                                          Sahibul Khaatam Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
182.                                                          Sahibul 'Alamah Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
183.                                                          Sahibul Burhan Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
184.                                                          Sahibul Bayaan Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
185.                                                          Fasihul Lisan Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
186.                                                          Mutahharul Janan Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
187.                                                          Ra'uff  Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam
188.                                                          Rahim Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
189.                                                          Uzunukhair Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
190.                                                          Sahihul Islam Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
191.                                                          Sayyidul Kaunain Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
192.                                                          'Ainun Na'im Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
193.                                                          'Ainul Ghurr Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
194.                                                          Sa'dullah Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
195.                                                          Sa'dul Khalq Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
196.                                                          Khatibul Umam Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
197.                                                          'Alamul Huda Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
198.                                                          Kashiful Kurab Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
199.                                                          Raafi'ur Rutab Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
200.                                                          'Izzul 'Arab Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  
201.                                                          Sahibul Faroji Shollallâhu ‘Alaihi Wasallam  

Nama & Gelar Nabi Muhammad

H.      Isteri-Isteri Nabi Muhammad

Isteri-Isteri Nabi Muhammad adalah:
1.                  Khadijah binti Khuwailid
2.                  Saudah binti Zam’ah
3.                  Aisyah binti Abu Bakar
4.                  Hafshah binti Umar bin Khattab
5.                  Hindun (Ummu Salamah) binti Abi Umayyah
6.                  Ramlah (Ummu Habibah) binti Abu Shufyan
7.                  Juwairiyyah (Barrah) binti Harits
8.                  Shafiyyah binti Huyai
9.                  Zaynab binti Jahsyi
10.              Zainab binti Khuzaimah
11.              Maimunah binti Harits
12.              Maria Al-Qibthiyyah

I. Anak Kandung Nabi Muhammad

Anak kandung Nabi Muhammad adalah:
1.                  Qasim (Ibunya adalah Khadijah binti Khuwailid, meninggal waktu kecil)
2.                  ‘Abdullah (Ibunya adalah Khadijah binti Khuwailid, meninggal waktu kecil)
3.                  Ibrahim (Ibunya adalah Maria Al-Qibtiyyah, meninggal waktu kecil)
4.                  Zainab (Ibunya adalah Khadijah binti Khuwailid, tidak mempunyai keturunan)
5.                  Uqayyah (Ibunya adalah Khadijah binti Khuwailid, tidak mempunyai keturunan)
6.                  Ummu Kultsum (Ibunya adalah Khadijah binti Khuwailid, tidak mempunyai keturunan)
7.                  Fathimah Az-Zahra (Ibunya adalah Khadijah binti Khuwailid, berketurunan)

J. Kitab yang Diturunkan Kepada Nabi Muhammad

Kitab yang diturunkan kepada Nabi Muhammad adalah Al-Qur’an

K. Mu’Jizat Nabi Muhammad

Seperti nabi dan rasul sebelumnya, Muhammad diberikan irhasat (pertanda) akan datangnya seorang nabi, seperti yang diyakini oleh umat Muslim telah dikisahkan dalam beberapan kitab suci agama samawi, dikisahkan pula terjadi pertanda pada masa di dalam kandungan, masa kecil dan remaja. Muhammad diyakini diberikan mukjizat selama kenabiannya.
Umat Muslim meyakini bahwa Mukjizat terbesar Muhammad adalah Al-Qur’an, yaitu kitab suci umat Islam. Hal ini disebabkan karena kebudayaan Arab pada masa itu yang masih barbar dan tidak mengenal peradaban, namun oleh Al-Qur'an hal itu berubah total karena Qur'an membawa banyak peraturan keras yang menegakkan dasar-dasar nilai budaya baru di dunia Arab yang sebelumnya tidak berperadaban serta mengeliminasi akar-akar kejahatan sosial yang mengakar di dunia Arab, serta pada masa yang lebih dekat mengantarkan pemeluknya meraih tingkat perabadan tertinggi di dunia pada masanya.
Mukjizat lain yang tercatat dan diyakini secara luas oleh umat Islam adalah terbelahnya bulan, perjalanan Isra dan Mi'raj dari Madinah menuju Yerusalem dalam waktu yang sangat singkat. Kemampuan lain yang dimiliki Muhammad adalah kecerdasan serta kepribadiannya yang banyak dipuji serta masih menjadi panutan para pemeluk Islam hingga saat ini.

L.  Wafat dan Makam Nabi Muhammad

Nabi Muhammad meninggal di Madinah, 8 Juni 632 Masehi